Dirjen Badilmiltun Tekankan Integritas sebagai Budaya Kerja, Pelayanan Publik sebagai Wujud Pengabdian, dan Pembangunan Zona Integritas sebagai Komitmen Bersama

September 29, 2026 0 By admin

Penulis: Irene Cristna Silalahi, S.H., M.Kn. (Hakim PTUN Pekanbaru)

Pekanbaru, 29 September 2026 – Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Dirjen Badilmiltun) Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., memberikan pembinaan kepada aparatur Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru dan Pengadilan Militer (Dilmil) I-03 Pekanbaru, Selasa (29/9/2026), bertempat di gedung PTUN Pekanbaru.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua PTUN Pekanbaru yang menyampaikan perkembangan positif satuan kerja dalam pembangunan Zona Integritas (ZI). Pembangunan ZI dinilai telah memberikan dampak terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sejalan dengan itu, PTUN Pekanbaru terus mendorong pengembangan berbagai inovasi, salah satunya e-Berkas KI, yang mendapat apresiasi dari Badan Pengawasan Mahkamah Agung dalam pelaksanaan desk evaluasi Zona Integritas, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Muhammad Anis, S.E., Ak., C.A., M.Ak. Inovasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan lebih luas secara nasional di lingkungan peradilan.

Dalam arahannya, Dirjen Badilmiltun menyampaikan bahwa sejak menjabat, dirinya secara rutin melaksanakan pembinaan, baik secara daring maupun luring. Selain sebagai bagian dari pelaksanaan tugas, pembinaan tersebut menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat satuan kerja di lingkungan Badilmiltun yang berjumlah 66 satuan kerja. Kehadiran Dirjen Badilmiltun di PTUN Pekanbaru juga menjadi bagian dari pendampingan pembangunan ZI, sekaligus untuk melihat kesiapan Dilmil I-03 Pekanbaru dalam pembangunan gedung. Lebih dari itu, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada satuan kerja agar terus percaya diri dalam melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja.

“Integritas sebagai budaya kerja, pelayanan publik sebagai wujud pengabdian, serta pembangunan Zona Integritas sebagai komitmen bersama,” tegas Dirjen Badilmiltun. Beliau menekankan bahwa pembangunan ZI tidak semata-mata diarahkan pada pemenuhan dokumen atau pencapaian predikat, tetapi harus menjadi proses membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Mahkamah Agung dalam misinya untuk memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan.

Selain memberikan penguatan terkait integritas dan pelayanan, Dirjen Badilmiltun mengapresiasi PTUN Pekanbaru atas kontribusinya dalam pengembangan budaya akademik di lingkungan peradilan. PTUN Pekanbaru dinilai aktif menyelenggarakan diskusi dan kegiatan akademik secara daring, sehingga turut menjadi salah satu barometer akademik di samping PTUN Bandung. Ia berharap budaya akademik dan inovasi tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

Dirjen Badilmiltun juga mengingatkan seluruh aparatur mengenai tanggung jawab dan konsekuensi profesi di lingkungan peradilan, khususnya hakim. Menurutnya, meskipun terdapat perbedaan pendapatan antara hakim dan pegawai, profesi hakim memiliki tanggung jawab dan konsekuensi yang besar, termasuk berbagai pembatasan dalam kehidupan sosial serta tuntutan untuk senantiasa menjaga independensi dan integritas dalam berinteraksi dengan masyarakat maupun para pihak yang berkepentingan dalam perkara.

“Kita menjadi penting karena jabatan, bukan karena orangnya,” pesan Dirjen Badilmiltun. Beliau mengingatkan agar jabatan tidak menjadi alasan bagi seseorang untuk merasa lebih penting dibandingkan orang lain. Sebaliknya, jabatan harus dipandang sebagai amanah yang dijalankan dengan rendah hati, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Menutup pembinaannya, Dirjen Badilmiltun menyampaikan apresiasi atas berbagai perubahan positif yang telah dilakukan PTUN Pekanbaru. Beliau berharap semangat pembenahan, inovasi, peningkatan pelayanan, dan pembangunan ZI dapat terus dijaga hingga menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kegiatan pembinaan berlangsung secara interaktif dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta aparatur PTUN Pekanbaru dan Dilmil I-03 Pekanbaru. Pembinaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan peradilan yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada pencari keadilan.

 

 

Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas